BUKU KEPERAWATAN
Buku Kegawatdaruratan Cidera Otak
Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama membahas tentang anatomi & fisiologi persarafan, bab dua membahas tentang klasifikasi & patofisiologi cidera otak, bab tiga membahas tentang penanganan cidera otak komplikasi dan kriteria hasil cidera otak, bab empat membahas tentang faktor yang terlibat dan indikator pada cidera otak, dan bab lima membahas tentang asuhan keperawatan pada cidera otak
Kegawatdaruratan Cidera Otak merupakan bagian dari ilmu kegawatdaruratan trauma yang mempelajari manajemen cidera otak baik pre hospital maupun intra hospital. Buku ini menyajikan mulai dari anatomi fisiologi sistem saraf untuk mengetahui kondisi normal, kondisi cidera otak, penanganan sekaligus dilengkapi asuhan keperawatan pada cidera otak. Mempelajari kegawatdaruratan trauma khususnya cidera otak bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan terkadang dirasakan berat karena disajikan dengan konstruksi penyajian materi yang berat, pada akhirnya menyebabkan jenuh dan malas dalam mempelajarinya. Penulis mencoba membawa cara belajar buku ini dari sudut pandang yang sederhana mempelajari mulai kondisi normal, kemudian secara bertahap mengenali bentuk cidera otak. Penulis juga menjelaskan dengan ringkas kondisi klinis dan penatalaksanaan pada cidera otak tersebut. Dengan demikian pembaca mendapatkan gambaran kegawatdaruratan cidera otak serta penatalaksanaan apa yang akan diberikan sampai asuhan keperawatan yang diberikan.
Cidera otak merupakan penyakit pada otak nondegeneratif dan noncongenital, tetapi karena benturan mekanik dari luar. Cidera otak menjadi penyebab terbesar kecacatan dan kematian karena trauma diseluruh dunia. Cidera otak sering disebut cidera otak, padahal tidak semua cidera otak menyebabkan cidera otak. Cidera otak merupakan cidera secara umum pada kepala termasuk didalamnya cidera wajah, tulang, kulit sehingga bisa terdapat laserasi, kontusio, abrasi dan fraktur. Cidera otak didefinisikan sebagai cidera otak yang menyebabkan perubahan fungsi otak seperti nyeri kepala, penurunan kesadaran, kejang, penurunan fungsi neurologi sebagai dampak trauma tumpul atau tajam pada kepala (Maharaj, David. 2016).
| 3992C | 616.025 Ard K1 | My Library (Lemari Lemari 2 Rak 4) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain